Senin, 13 Mei 2013

SEJARAH BUNDAMEDIK


Pada tahun 1976 Rumah Sakit Bersalin Bunda Jakarta mengalihkan kepemilikan dari perorangan & yayasan menjadi usaha pelayanan rumah-sakit berbadan hukum (PT) menjadi PT. Bundamedik. Pengalihan ini diaktekan di depan notaris, Adlan Yuliza SH. Peristiwa tersebut berdampak pada perubahan status, dari ’Rumah Bersalin’ meningkat menjadi ’Rumah-Sakit Bersalin Bunda’. Perubahan badan hukum ini merupakan landasan kepemilikan aset dan penanggung fiskal (tax payer).

Tahun 1988 :
- RSB Bunda Jakarta menon-aktifkan Yayasan Bunda.
- PT. Bundamedik mengelola secara penuh RS Bunda. Akte pendirian PT telah dibuat pada tahun 1976.

Tahun 1992:
- PT BUndamedik membekukan Yayasan Bunda. Peristiwa ini merupakan buntut dari ’penon- aktifan’ UU Tentang Kesehatan oleh pemerintah. Sebelum tahun 1992, seluruh pengelola (operator) rumah-sakit ’diwajibkan’ berbentuk Yayasan
- PT Bundamedik melalui PT. Bunda Global Pertama, bekerjasama dengan rumah-sakit ibu dan anak di Medan, Padang, Batam, Palembang, dan Semarang. Kerja sama ini membentuk suatu kelompok yang bernama Bunda Indonesia Hospital Alliance. Kegiatan aliansi meliputi kordinasi kegiatan rumah-sakit antar-anggota aliansi, procurement kebutuhan bahan & peralatan rumah-sakit, sharing pengalaman, dan lain-lain.

Periode Globalisasi (1998-2007)
Setelah dihantam badai krisis moneter dan ekonomi tahun 1998, dan harus merelakan salah satu asetnya. PT Bundamedik kembali bangkit. Selama periode ini telah tiga rumah-sakit dibangunnya kembali. Bunda International Clinic, Bunda Citra Minang, Padang, dan Bunda Margonda Depok, Jawa Barat.

1998:
- PT BUndamedik dihantam badai ’krismon’, dan mengalami kerugian miliyaran rupiah. Peristiwa ini berdampak pada penjualan salah satu asetnya, yakni gedung berlantai enam di Jl. Gandaria Tengah III No. 4, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan (Sekarang Wisma Bayuadji).
- Dr.Rizal mengambil alih (take over) pengelolaan RSU Restu Ibu, Padang. Di antaranya dengan mamasang SIRS, menambah bangunan sebanyak satu blok dengan jumlah lantai lima, sehingga berjumlah 4 blok dan berganti nama menjadi RSU Bunda Citra Minang.

1999:
- Tonggak sejarah baru ditancapkan, yakni dibentuknya aliansi atau sinergi dengan beberapa RS lain di luar daerah. Misalnya, di Batam, RS Harapan Bunda yang berlokasi di Jl. Senayan No. 1; di Palembang, dengan RSIA Bunda Palembang yang terletak di Jl. Demang Lebar Daun No. 70; dengan RSU Permata Bunda di Jl. Sisingamaraja No. 7; lalu dengan RSU Bunda Semarang.
- Pencanangan Strategi Rencana Induk 10 tahun ketiga yang meletakkan sistem tata kelola dan pengembangan SDM PT Bundamedik Jakarta dalam rangka menghadapi perkembangan global.

2003:
- PT BUndamedik mulai melebarkan sayapnya dengan membeli tanah di daerah Depok, Jawa Barat. Tepatnya di Jl. Margonda Raya No. 28. Di tanah seluas 2.080 meter persegi akan dibangun rumah sakit umum. RSU ini memiliki kekhususan, ’Klinik Spesialis dan Rawat Sehari, seperti prototipe yang telah direncanakan dan sedang dibangun di RSU.

Pada tahun 2009 PT Bundamedik telah memiliki beberapa unit usaha untuk memenuhi kebutuhan pelayanan kesehatan bagi masyarakat Indonesia, diantaranya RSIA Bunda Jakarta, RS Bunda Margonda Depok, RS BMC Padang, Bunda International Clinic, Morula IVF (Bayi Tabung), Emergency Response (Evakuasi pasien).
Melalui acara 36 th Bunda Anniversary yang disampaikan perencanaan 10 tahun yang segera kita awali tahun ini dalah batu pilar milestone meninjau Visi dan Misi usaha. Nah sekarang masuk yang ke empat, yang sudah pasti akan berbeda. Saya namakan sebagai


Pembangunan Berkelanjutan 2009-2019 ( Contineous Development Plan )
1. Perluasan jangakauan kegiatan usaha dan jangkauan pasar nasional.
2. Pengembangan Mutu dan Produk Jasa & Teknologi Kedokteran masa kini
3. Pengembangan Sumber Daya Manusia terutama Dokter Spesialis dan Staf Paramedik profesional.
4. Pengembangan System Tatakelola
5. Pengembangan Inter Relasi (Jaringan) rumah sakit di dalam dan luar negeri.
Rumah sakit ini melihat masa depan yang lebih cerah, untuk berkarya sesuai kesempatan yang terbuka, mengikuti ilmu dan perkembangan teknologi kedokteran. Ini semua untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat dan bangsa. Sekaligus berupaya dan berperan dalam mengangkat tingkat ekonomi dan sosial bangsa serta budaya dalam persaingan global.

Sementara misinya, ingin menjadi rumah sakit swasta yang terbaik dengan standar pelayanan yang selalu mengikuti kemajuan ilmu, teknologi dan informasi serta sejalan dengan peningkat sosio ekonomi masyarakat bangsa. Berupaya menciptakan suasana damai dalam lingkungan usaha, berorientasi kesepadanan pelayanan jasa yang ditawarkan dengan kemampuan masyarakat yang dilayaninya yang berbeda tingkat sosio-ekonominya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar