Senin, 13 Mei 2013

Berbagai terobosan menarik bakal diluncurkan Rumah Sakit Puri Mandiri Kedoya, Jakarta, menjelang pergantian tahun 2008. Rumah sakit yang lebih dikenal dengan produk unggulan persalinan ini akan diperkuat dengan produk-produk baru, seperti liposuction, hemodialisa, laparascopi dan katarak.

Memiliki tubuh ramping dan langsing selalu menjadi idaman para wanita. Tak peduli berapa pun biaya yang harus dikeluarkan dari kocek. Sebagian wanita yang sangat memperhatikan penampilan, tentu akan berusaha mencari cara untuk mengembalikan bentuk tubuhnya seideal mungkin. Apalagi, kondisi tubuh wanita setelah melahirkan. Pengaruh hormonal yang belum seimbang menyebabkan bentuk tubuh mereka menjadi melar, karena nafsu makan tinggi untuk menjaga air susu ibu tetap banyak.
Menyadari hal itu, Rumah Sakit Puri Mandiri Kedoya akan menyediakan fasilitas liposuction atau alat sedot lemak untuk menjaga agar bentuk tubuh lebih proporsional. "Belum semua Rumah Sakit di Jakarta memiliki alat ini. Karena kebetulan yang mengembangkannya adalah teman kami di Surabaya, dan sudah mengembangkan 8 klinik seperti ini franchisenya," tutur Dr Isnaeni, Dirut Rumah sakit Puri Mandiri Kedoya, Jakarta.
Sebagai langkah pengenalan produk terbaru ini, pihak rumah sakit pada bulan Desember 2008 akan mengirim dokter bedah pelastik, dokter ahli kulit dan dokter spesialis kecantikan untuk magang 1 bulan di Klinik Tetra Beauty di Surabaya. "Khusus dokter bedah pelastik dan ahli kulit, selanjutnya akan kita kirim ke Belgia sebagai Negara pembuat alat tersebut," ujar Isnaeni seraya menambahkan, "itu semua atas biaya yang punya alat. Kita hanya mencari kandidat saja."
Untuk mengoptimalkan pelayanan kesehatan, Rumah Sakit Puri Mandiri Kedoya juga akan mengupayakan operasi katarak dengan teknik vacho. Dengan begitu, pasien tidak perlu rawat inap karena recoverynya bisa lebih cepat.
. Lokasi rumah sakit yang berdekatan dengan jalan tol membuat banyak kasus kecelakaan dilarikan ke rumah sakit terdekat.Rumah Sakit PMK juga akan menyediakan alat CT Scan. "Selama ini kita hampir rata-rata selalu mengirim ke rumah sakit lain. Dari sisi image, pelayanan ini tidak bagus. Oleh karena itu akan kita tata lagi pelayanan peralatan yang kurang lengkap," tukasnya.
Dalam waktu dekat, kata Isnaeni, juga akan disiapkan hemodialisa atau alat cuci darah. Hal tersebut untuk menjembatani tingginya kasus hemodialisa di masyarakat saat ini. "Mudah-mudahan kita bisa mengembangkan dua atau empat lagi," katanya.
Tak kalah menariknya, Rumah Sakit Puri Mandiri Kedoya juga bakal menyiapkan teknologi rehabilitasi medik untuk kasus rematik dengan teknik laser. "Tidak banyak dokter rehabilitasi medik melakukan ini. kebetulan, ada teman kami di Semarang yang mengembangkan ini, melakukan praktek setiap sabtu-minggu di salah satu rumah sakit Jakarta. Mudah-mudahan dia mau kerjasama dengan kita," cetusnya.
Menurut Isnaeni, langkah-langkah internal yang dilakukan itu merupakan salah satu terobosan bagaimana menjadikan produk pelayanan Rumah Sakit Puri Mandiri Kedoya memenuhi kebutuhan pelanggan. "Kita relatif tidak mengeluarkan uang. Kita hanya membutuhkan network yang banyak dengan sistem KSO (Kerja sama operasi) bagi hasil," cetus lelaki yang pernah memimpin rumah sakit pertamina seluruh Indonesia.
Selain itu, akan dikembangkan pula indolaparascopi yaitu bedah minimal invasive. Contohnya, bagi penderita usus buntu hanya dimasukkan alat dengan menekan dua titik di permukaan perut, sehingga sayatannya tidak terlalu lebar sebagaimana model operasi lama.
Mengingat banyaknya pasien ibu hamil yang mempercayakan persalinannya di Rumah Sakit Puri Mandiri Kedoya, Isnaeni juga sedang merancang mengembangkan ruang ICU bagi bayi baru lahir berupa, perinatal intensive unit (PICU) dan neonatal intensive care unit (NICU).
Rumah Sakit Puri Mandiri Kedoya memang pantas diminati oleh seluruh masyarakat yang ingin berobat dengan pelayanan dokter-dokter terpercaya. Selain biayanya terjangkau, fasilitas yang ada juga cukup lengkap. Poliklinik rawat jalan, poliklinik umum, poliklinik gigi dan spesialis, ruang emergenci, laboratorium, USG empat dimensi, bondensidometri untuk pemeriksaan keropos tullang, panaromic merupakan salah sat bentuk fasilitas yang bisa dimanfaatkan oleh masyarakat.
"Dengan kelengkapan ini kita harapkan masyarakat periksa kesehatan ke sini. Karena sudah tidak zaman lagi masyarakat pergi ke luar negeri untuk melakukan pengobatan," ungkap Isnaeni yang optimis produk-produk unggulan terbaru Rumah Sakit Puri Mandiri Kedoya tahun 2009 akan banyak diminati masyarakat. RW

Tidak ada komentar:

Posting Komentar