Berbagai terobosan menarik bakal diluncurkan Rumah Sakit Puri Mandiri
Kedoya, Jakarta, menjelang pergantian tahun 2008. Rumah sakit yang lebih
dikenal dengan produk unggulan persalinan ini akan diperkuat dengan
produk-produk baru, seperti liposuction, hemodialisa, laparascopi dan
katarak.
Memiliki tubuh ramping dan langsing selalu menjadi
idaman para wanita. Tak peduli berapa pun biaya yang harus dikeluarkan
dari kocek. Sebagian wanita yang sangat memperhatikan penampilan, tentu
akan berusaha mencari cara untuk mengembalikan bentuk tubuhnya seideal
mungkin. Apalagi, kondisi tubuh wanita setelah melahirkan. Pengaruh
hormonal yang belum seimbang menyebabkan bentuk tubuh mereka menjadi
melar, karena nafsu makan tinggi untuk menjaga air susu ibu tetap
banyak.
Menyadari hal itu, Rumah Sakit Puri Mandiri Kedoya akan
menyediakan fasilitas liposuction atau alat sedot lemak untuk menjaga
agar bentuk tubuh lebih proporsional. "Belum semua Rumah Sakit di
Jakarta memiliki alat ini. Karena kebetulan yang mengembangkannya
adalah teman kami di Surabaya, dan sudah mengembangkan 8 klinik seperti
ini franchisenya," tutur Dr Isnaeni, Dirut Rumah sakit Puri Mandiri
Kedoya, Jakarta.
Sebagai langkah pengenalan produk terbaru ini,
pihak rumah sakit pada bulan Desember 2008 akan mengirim dokter bedah
pelastik, dokter ahli kulit dan dokter spesialis kecantikan untuk
magang 1 bulan di Klinik Tetra Beauty di Surabaya. "Khusus dokter bedah
pelastik dan ahli kulit, selanjutnya akan kita kirim ke Belgia sebagai
Negara pembuat alat tersebut," ujar Isnaeni seraya menambahkan, "itu
semua atas biaya yang punya alat. Kita hanya mencari kandidat saja."
Untuk mengoptimalkan pelayanan kesehatan, Rumah Sakit Puri Mandiri
Kedoya juga akan mengupayakan operasi katarak dengan teknik vacho.
Dengan begitu, pasien tidak perlu rawat inap karena recoverynya bisa
lebih cepat.
. Lokasi rumah sakit yang berdekatan dengan jalan
tol membuat banyak kasus kecelakaan dilarikan ke rumah sakit
terdekat.Rumah Sakit PMK juga akan menyediakan alat CT Scan. "Selama
ini kita hampir rata-rata selalu mengirim ke rumah sakit lain. Dari
sisi image, pelayanan ini tidak bagus. Oleh karena itu akan kita tata
lagi pelayanan peralatan yang kurang lengkap," tukasnya.
Dalam
waktu dekat, kata Isnaeni, juga akan disiapkan hemodialisa atau alat
cuci darah. Hal tersebut untuk menjembatani tingginya kasus hemodialisa
di masyarakat saat ini. "Mudah-mudahan kita bisa mengembangkan dua
atau empat lagi," katanya.
Tak kalah menariknya, Rumah Sakit Puri
Mandiri Kedoya juga bakal menyiapkan teknologi rehabilitasi medik untuk
kasus rematik dengan teknik laser. "Tidak banyak dokter rehabilitasi
medik melakukan ini. kebetulan, ada teman kami di Semarang yang
mengembangkan ini, melakukan praktek setiap sabtu-minggu di salah satu
rumah sakit Jakarta. Mudah-mudahan dia mau kerjasama dengan kita,"
cetusnya.
Menurut Isnaeni, langkah-langkah internal yang dilakukan
itu merupakan salah satu terobosan bagaimana menjadikan produk
pelayanan Rumah Sakit Puri Mandiri Kedoya memenuhi kebutuhan pelanggan.
"Kita relatif tidak mengeluarkan uang. Kita hanya membutuhkan network
yang banyak dengan sistem KSO (Kerja sama operasi) bagi hasil," cetus
lelaki yang pernah memimpin rumah sakit pertamina seluruh Indonesia.
Selain itu, akan dikembangkan pula indolaparascopi yaitu bedah minimal
invasive. Contohnya, bagi penderita usus buntu hanya dimasukkan alat
dengan menekan dua titik di permukaan perut, sehingga sayatannya tidak
terlalu lebar sebagaimana model operasi lama.
Mengingat banyaknya
pasien ibu hamil yang mempercayakan persalinannya di Rumah Sakit Puri
Mandiri Kedoya, Isnaeni juga sedang merancang mengembangkan ruang ICU
bagi bayi baru lahir berupa, perinatal intensive unit (PICU) dan
neonatal intensive care unit (NICU).
Rumah Sakit Puri Mandiri
Kedoya memang pantas diminati oleh seluruh masyarakat yang ingin
berobat dengan pelayanan dokter-dokter terpercaya. Selain biayanya
terjangkau, fasilitas yang ada juga cukup lengkap. Poliklinik rawat
jalan, poliklinik umum, poliklinik gigi dan spesialis, ruang emergenci,
laboratorium, USG empat dimensi, bondensidometri untuk pemeriksaan
keropos tullang, panaromic merupakan salah sat bentuk fasilitas yang
bisa dimanfaatkan oleh masyarakat.
"Dengan kelengkapan ini kita
harapkan masyarakat periksa kesehatan ke sini. Karena sudah tidak zaman
lagi masyarakat pergi ke luar negeri untuk melakukan pengobatan,"
ungkap Isnaeni yang optimis produk-produk unggulan terbaru Rumah Sakit
Puri Mandiri Kedoya tahun 2009 akan banyak diminati masyarakat. RW
Tidak ada komentar:
Posting Komentar